Nama : Alif D
Sekolah : SMK Cyber Media
TTL : Sidoarjo, 20 Mei 1995
Hobi : Travelling,Wisata Kuliner,Shopping benda-benda unik
Senin, 30 April 2012
Rabu, 25 April 2012
Lanjutan cerita New ABA (Argo Bromo Anggrek) 'Go Green'
Nah tadi kan Bloggers udah liat dan baca dong tentu-nya,awal perjalanan KA ABA (Argo Bromo Anggrek).Sekarang saya mau memberikan info yang lain nih dan lebih seru tentu-nya (khusus-nya buat railfans/pecinta kereta api tentu-nya,yaitu tentang KLB KA ABA (Argo Bromo Anggrek),mau tau info'a :D boleehh,silahkan para Bloggers baca blog saya dibawah sini :) Selamat membaca
Uji KA Argo Bromo Anggrek New Image Tembus 9 Jam 30 Menit
Rangkaian kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek (ABA) yang melayani relasi Jakarta Gambir dengan Surabaya Pasar Turi pulang pergi diuji coba penggunaannya pada Selasa (19/7). Uji coba dengan menempuh jalur antara Surabaya dan Jakarta, diikuti dan diawasi langsung oleh Direktur Teknik PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), Judarso Widiyono. Uji coba ditujukan untuk mengetahui apakah sarana kereta ini sudah bisa digunakan untuk melayani pengguna jasa KA yang menghubungkan dua kota tersebut maupun kota-kota dimana KA Argo Bromo Anggrek berhenti. Dengan menggunakan delapan kereta penumpang, satu kereta makan dan satu kereta pembangkit, perjalanan KA yang dinamakan Kereta Luar Biasa (KLB) 1 itu berangkat dari Stasiun Pasar Turi Surabaya pada pukul 07.46 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pada 17.16 WIB, dengan kata lain KA ini mampu menembus waktu 9 jam 30 menit.
KA Argo Bromo Anggrek New Image dengan Stamformasi 8 Kereta Penumpang, 1 Kereta Makan, dan 1 Kereta Pembangkit diberangkatkan dari Stasiun Surabaya Pasar Turi pada pukul 07.46 WIB.
Seperti yang dijelaskan oleh Judarso, dalam uji coba ini tidak hanya menguji kehandalan sarana kereta yang digunakan pada rangkaian KA ABA New Image, tetapi juga menguji kemampuan operasional KA dalam mempersempit waktu tempuh Surabaya menuju Jakarta serta mencoba kemampuan prasarana jalan rel dan jembatan serta persinyalan jika digunakan dengan kecepatan tinggi. “Uji coba ini tidak hanya menguji performansi KA ini, tetapi juga mencoba mempersempit waktu tempuh antara Surabaya menuju Jakarta atau pun sebaliknya serta kemampuan dari prasarana dalam kecepatan yang tinggi,” jelas Judarso sesaat setelah turun di Stasiun Gambir.
Seperti yang dijelaskan oleh Judarso, dalam uji coba ini tidak hanya menguji kehandalan sarana kereta yang digunakan pada rangkaian KA ABA New Image, tetapi juga menguji kemampuan operasional KA dalam mempersempit waktu tempuh Surabaya menuju Jakarta serta mencoba kemampuan prasarana jalan rel dan jembatan serta persinyalan jika digunakan dengan kecepatan tinggi. “Uji coba ini tidak hanya menguji performansi KA ini, tetapi juga mencoba mempersempit waktu tempuh antara Surabaya menuju Jakarta atau pun sebaliknya serta kemampuan dari prasarana dalam kecepatan yang tinggi,” jelas Judarso sesaat setelah turun di Stasiun Gambir.
Rangkaian kereta yang digunakan pada KA Argo Bromo Anggrek New Image ini mengalami perubahan pada tampilan interior dan eksterior serta proses re-engineering bogie.
“Nantinya, rangkaian KA ini akan ada dua set, sama seperti KA Argo Bromo Anggrek yang selama ini melayani dari Surabaya dan dari Jakarta, juga dengan stamformasi yang sama digunakan pada uji coba hari ini, tentunya dengan ditarik lokomotif kami yang paling baru,” tambahnya. Ia menguraikan, rangkaian KA ABA New Image ini mengganti tampilan eksterior dan interior dari rangkaian KA ABA sebelumnya. Serta re-engineering dari bogie yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang yang menggunakannya. Hal inilah yang mejadikan mengapa rangkaian KA ini terlambat penggunannya dari jadwal sebelumnya, dikarenakan melalui berbagai macam tes sampai prosesnya sempurna.
“Nantinya, rangkaian KA ini akan ada dua set, sama seperti KA Argo Bromo Anggrek yang selama ini melayani dari Surabaya dan dari Jakarta, juga dengan stamformasi yang sama digunakan pada uji coba hari ini, tentunya dengan ditarik lokomotif kami yang paling baru,” tambahnya. Ia menguraikan, rangkaian KA ABA New Image ini mengganti tampilan eksterior dan interior dari rangkaian KA ABA sebelumnya. Serta re-engineering dari bogie yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan penumpang yang menggunakannya. Hal inilah yang mejadikan mengapa rangkaian KA ini terlambat penggunannya dari jadwal sebelumnya, dikarenakan melalui berbagai macam tes sampai prosesnya sempurna.
Direktur Teknik PT. KAI, Judarso Widiyono mencoba membersihkan sela-sela kursi yang digunakan pada kereta Argo Bromo Anggrek New Image.
Namun pihaknya optimis, rangkaian KA baru ini sudah bisa digunakan pada angkutan Lebaran 2011 ini. “Kami semua berharap, pada angkutan Lebaran nanti, KA Argo Bromo Anggrek dengan New Image ini sudah bisa melayani para pemudik untuk kembali ke kampung halamannya masing-masing, karena dari hasil uji coba, rangkaian ini sudah bisa digunakan,” ujar Judarso penuh optimis. Tetapi ia tidak memungkiri masih ada beberapa bagian yang perlu dibenahi demi kepuasan pengguna jasa KA ABA.
Namun pihaknya optimis, rangkaian KA baru ini sudah bisa digunakan pada angkutan Lebaran 2011 ini. “Kami semua berharap, pada angkutan Lebaran nanti, KA Argo Bromo Anggrek dengan New Image ini sudah bisa melayani para pemudik untuk kembali ke kampung halamannya masing-masing, karena dari hasil uji coba, rangkaian ini sudah bisa digunakan,” ujar Judarso penuh optimis. Tetapi ia tidak memungkiri masih ada beberapa bagian yang perlu dibenahi demi kepuasan pengguna jasa KA ABA.
Hasil dari uji coba ini, pihaknya akan menggunakan sebagai bahan evaluasi dalam mengoperasikan KA yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya guna mempersempit waktu tempuh menjadi sembilan jam sesuai dengan keinginan dari manajemen PT. KAI terutama KA Argo Bromo Anggrek yang menjadi KA unggulan. Dikarenakan, dalam uji coba KLB 1 ini bisa dipacu hingga 118 km per jam, dan performansi pengereman pun bisa tidak melampaui batas toleransi.(Humaska)Uji coba KA Argo Bromo Anggrek New Image bisa menempuh perjalanan Surabaya - Jakarta selama 9 jam 30 menit, lebih cepat 10 menit dari yang diprogramkan.
Bagaimana,sudah puaskan anda para Blogger tentang blog saya..hehehee
Alhamdullilah yaa,sesuatuu..buat para Bloggers yang mau ke Surabaya/Jakarta dengan waktu tempuh yang tidak lama,bisa menggunakan jasa angkutan Kereta Api Indonesia :)
Sekian dan sesaaatt yaa,,Ok..byeeee!!!!
New ABA (Argo Bromo Anggrek) 'Go Green'
Assalamualaikum,Bloggers.
Buat para Bloggers semua,saya mau menceritakan awal karir perjalanan sebuah Kereta Api berkelas Eksekutif yang sangat mewah dan glamour :D mau tau kereta apakah,itu?? jawaban-nya ada dibawah sini,selamat membaca :)

Argo Bromo Anggrek mulai dioperasikan pada tanggal 24
September 1997. Produk ini merupakan pengembangan
merk dari KA Argo Bromo JS-950 yang diresmikan pertama
kali perjalanannya oleh Presiden RI pada tanggal 31 Juli
1995 menandai Hari Teknologi Nasional 12 Agustus 1995.
Nama Bromo diambil dari salah satu gunung yang berada di kawasan Taman Nasional Tengger Semeru, Jawa Timur. Panorama wisata gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.392 m ini selain menyimpan makna ritual kultural dan religius juga menyajikan keindahan kawah dan keasrian alam lingkungannya yang membuat kawasan Gunung Bromo menjadi sangat terkenal dan menjadi salah satu tujuan utama wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sebutan Anggrek digunakan untuk menandai adanya pengembangan merk dari produk sebelumnya, sehingga warna eksterior kereta tersebut disesuaikan dengan paduan warna setangkai bunga anggrek.
Perjalanan Gambir-Surabaya Pasarturi sejauh 725km melalui lintas Utara ditempuh dalam waktu -/+ 10 jam. KA Argo Bromo Anggrek dengan kapasitas 400 tempat duduk, terdiri dari 8 rangkaian kereta kelas eksekutif dan dalam perjalanannya berhenti di Stasiun Cirebon, Pekalongan dan Semarang.

KA Argo Bromo Anggrek menyediakan sarana hiburan selama dalam perjalanan berupa tayangan audio/video. Selain sarana hiburan penumpang, dapat juga memesan makanan dan minuman sesuai dengan menu pilihan yang disediakan dan bisa dinikmati baik di tempat duduk masing-masing maupun di kereta restorasi yang didesain sebagai bar mini yang dilengkapi dengan fasilitas untuk berkaraoke.
Semua ini sengaja didesain untuk membuat penumpang berada di dalam hotel berjalan, sehingga perjalanan dengan Argo Bromo Anggrek diharapkan dapat menghemat biaya akomodasi hotel dan setibanya di tujuan dalam kondisi segar.
Ngomong-ngomong nih,para Bloggers jangan langsung terkesan ni dengan penampilan si ABA (Argo Bromo Anggrek)..karena gambar" diatas,adalah KA ABA (Argo Bromo Anggrek) 'Go Green' yang baru diresmikan pada akhir bulan Agustus 2011 atau lebih tepat-nya pergantian wajah untuk yang ke 3x-nya sebagai rangkaian KA ABA (Argo Bromo Anggrek).
Nah tadi kan Bloggers udah tau yaa,awal mula perjalanan KA ABA (Argo Bromo Anggrek) rute relasi Jakarta-Surabaya PP..Sekarang saya mau ngasih tau yang lain ni,yaitu tentang KA ABA (Argo Bromo Anggrek) yang akan berganti wajah atau penampilan-nya :) mau tahu,lebih jelas-nya?? boleehh,jawaban-nya ada dibawah ni Bloggers...Selamat membaca yaa ;)
KA Argo Bromo Anggrek Berganti Wajah
Rangkaian kereta eksekutif Argo Bromo Anggrek memiliki wajah baru. Kereta yang melayani relasi Jakarta – Surabaya PP, saat ini sedang dilakukan retrofit di PT. Industri Kereta Api (INKA) Madiun. Sejumlah 18 kereta ini direhab sebagai usaha yang tak kenal lelah dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) guna memberikan kenyamanan yang lebih terhadap pengguna jasa kereta api ini.
Jika dilihat dari tampilan eksterior, warna putih yang selama ini sudah ada masih digunakan. Namun yang berbeda, terdapat balutan warna hijau yang tergabung dalam polet yang memanjang dari depan hingga belakang. Di samping pintu, diletakan gambar daun segar dengan tulisan dibawahnya “Go Green”, dan sudah barang tentu berwarna hijau pula.
Dari penggambaran eksterior ini, melambangkan bahwa moda transportasi kereta api adalah moda yang ramah lingkungan. Serta memiliki keunggulan dalam irit menggunakan bahan bakar migas (BBM). Dari perlambangan ini juga, menunjukan bukti sebuah komitmen dari PT. KAI yang akan terus berusaha menjaga kelestarian lingkungan alam demi kebaikan bersama.
Komitmen ini, salah satunya telah dibuktikan dengan digunakannya kereta ramah lingkungan pada rangkaian KA Argo Lawu dan KA Argo Jati, dimana terdapat bak penampungan kotoran dari toilet. Sehingga kotoran yang keluar dari kereta berubah menjadi cairan yang mudah diserap oleh tanah. Dan hal ini juga diterapkan pada rangkaian kereta Argo Bromo Anggrek.
Di interiornya pun terdapat perubahan-perubahan yang cukup signifikan. Pada rak penyimpanan bagasi diberikan penutup, dan pada bagian bawahnya terdapat kaca yang bisa melihat ke bagian dalam bagasi. Ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada penumpang atas barang yang mereka bawa. Garis hijau yang menempel pada bagian bagasi pun dihilangkan, untuk memberikan irama yang serupa dengan warna interior kereta yang didominasi oleh warna beige. Kursinya pun diganti berwarna krem, dimana sebelumnya kain merah membalutnya. Kursi ini pun tidak kalah nyaman dan empuk untuk diduduki.
Rencananya, pada akhir Maret, rangkaian kereta ini sudah selesai dikerjakan di PT. INKA. Sehingga pada medio yang berdekatan, kereta ini bisa menghiasi jalur utara pantai Jawa untuk melayani pengguna jasa kereta api. (Humaska)
Nah mau tahu sesi selanjut-nya,,seperti apa?? sesaat yaa,ok byee!!!
Buat para Bloggers semua,saya mau menceritakan awal karir perjalanan sebuah Kereta Api berkelas Eksekutif yang sangat mewah dan glamour :D mau tau kereta apakah,itu?? jawaban-nya ada dibawah sini,selamat membaca :)
September 1997. Produk ini merupakan pengembangan
merk dari KA Argo Bromo JS-950 yang diresmikan pertama
kali perjalanannya oleh Presiden RI pada tanggal 31 Juli
1995 menandai Hari Teknologi Nasional 12 Agustus 1995.
Nama Bromo diambil dari salah satu gunung yang berada di kawasan Taman Nasional Tengger Semeru, Jawa Timur. Panorama wisata gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.392 m ini selain menyimpan makna ritual kultural dan religius juga menyajikan keindahan kawah dan keasrian alam lingkungannya yang membuat kawasan Gunung Bromo menjadi sangat terkenal dan menjadi salah satu tujuan utama wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sebutan Anggrek digunakan untuk menandai adanya pengembangan merk dari produk sebelumnya, sehingga warna eksterior kereta tersebut disesuaikan dengan paduan warna setangkai bunga anggrek.
Perjalanan Gambir-Surabaya Pasarturi sejauh 725km melalui lintas Utara ditempuh dalam waktu -/+ 10 jam. KA Argo Bromo Anggrek dengan kapasitas 400 tempat duduk, terdiri dari 8 rangkaian kereta kelas eksekutif dan dalam perjalanannya berhenti di Stasiun Cirebon, Pekalongan dan Semarang.

KA Argo Bromo Anggrek menyediakan sarana hiburan selama dalam perjalanan berupa tayangan audio/video. Selain sarana hiburan penumpang, dapat juga memesan makanan dan minuman sesuai dengan menu pilihan yang disediakan dan bisa dinikmati baik di tempat duduk masing-masing maupun di kereta restorasi yang didesain sebagai bar mini yang dilengkapi dengan fasilitas untuk berkaraoke.
KA Argo Bromo Anggrek Berganti Wajah
Rangkaian kereta eksekutif Argo Bromo Anggrek memiliki wajah baru. Kereta yang melayani relasi Jakarta – Surabaya PP, saat ini sedang dilakukan retrofit di PT. Industri Kereta Api (INKA) Madiun. Sejumlah 18 kereta ini direhab sebagai usaha yang tak kenal lelah dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) guna memberikan kenyamanan yang lebih terhadap pengguna jasa kereta api ini.
Jika dilihat dari tampilan eksterior, warna putih yang selama ini sudah ada masih digunakan. Namun yang berbeda, terdapat balutan warna hijau yang tergabung dalam polet yang memanjang dari depan hingga belakang. Di samping pintu, diletakan gambar daun segar dengan tulisan dibawahnya “Go Green”, dan sudah barang tentu berwarna hijau pula.
Dari penggambaran eksterior ini, melambangkan bahwa moda transportasi kereta api adalah moda yang ramah lingkungan. Serta memiliki keunggulan dalam irit menggunakan bahan bakar migas (BBM). Dari perlambangan ini juga, menunjukan bukti sebuah komitmen dari PT. KAI yang akan terus berusaha menjaga kelestarian lingkungan alam demi kebaikan bersama.
Komitmen ini, salah satunya telah dibuktikan dengan digunakannya kereta ramah lingkungan pada rangkaian KA Argo Lawu dan KA Argo Jati, dimana terdapat bak penampungan kotoran dari toilet. Sehingga kotoran yang keluar dari kereta berubah menjadi cairan yang mudah diserap oleh tanah. Dan hal ini juga diterapkan pada rangkaian kereta Argo Bromo Anggrek.
Di interiornya pun terdapat perubahan-perubahan yang cukup signifikan. Pada rak penyimpanan bagasi diberikan penutup, dan pada bagian bawahnya terdapat kaca yang bisa melihat ke bagian dalam bagasi. Ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada penumpang atas barang yang mereka bawa. Garis hijau yang menempel pada bagian bagasi pun dihilangkan, untuk memberikan irama yang serupa dengan warna interior kereta yang didominasi oleh warna beige. Kursinya pun diganti berwarna krem, dimana sebelumnya kain merah membalutnya. Kursi ini pun tidak kalah nyaman dan empuk untuk diduduki.
Rencananya, pada akhir Maret, rangkaian kereta ini sudah selesai dikerjakan di PT. INKA. Sehingga pada medio yang berdekatan, kereta ini bisa menghiasi jalur utara pantai Jawa untuk melayani pengguna jasa kereta api. (Humaska)
Nah mau tahu sesi selanjut-nya,,seperti apa?? sesaat yaa,ok byee!!!
Langganan:
Komentar (Atom)






.jpg)
